Menurut pihak pengelola, dalam hal ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Wisata WGM, hal ini wajar terjadi sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran akan turunnya pendapatan. Dalam hal pendapatan tersebut, Kasubbag Tata Usaha (TU) UPTD Kawasan Wisata WGM, Surono, didampingi Staf Bagian Keuangan, Pardiyanto, saat ditemui di obyek wisata tersebut, Minggu (22/11) mengungkapkan, hingga Oktober 2009 lalu telah jauh melampaui target.
“Tahun ini, WGM ditargetkan memperoleh pendapatan dari tiket masuk penunjung senilai Rp 610 juta. Namun, hingga Oktober lalu telah tercapai lebih dari Rp 900 juta. Karena itu, penurunan pengunjung saat memasuki musim hujan ini ya tidak akan banyak berpengaruh,” jelas dia.
Pardiyanto menambahkan, faktor yang paling berpengaruh terhadap kenaikan pendapatan dari obyek wisata WGM adalah penyelenggaraan Pekan Syawalan, yang berlangsung selama 14 hari pada September lalu. Selama penyelenggaraan acara itu, tercatat ada 95.000 pengunjung yang datang ke WGM. Jumlah tersebut naik dibandingkan Pekan Syawalan WGM tahun sebelumnya yang mampu menyedot 80.000-an pengunjung.
Sumber: http://www.solopos.com


