Senin, 30 November 2009

Seni Budaya Penyandang Cacat untuk Korban Gempa

Jakarta - Bencana gempa berkekuatan 7,9 SR yang melanda Sumatera Barat, beberapa bulan lalu dan menyebabkan lebih 1000 orang meninggal dan ratusan ribu unit rumah rusak, membuat banyak kalangan terenyuh, tak terkecuali para penyandang cacat.

Untuk menggalang dana bantuan, tanggal 10 Desember mendatang, para penyandang cacat gabungan dari sejumlah lembaga /yayasan/perkumpulan, menggelar seni budaya, yang sekaligus memperingati Hari Penyandang Cacat Sedunia 2009.

"Pagelaran seni budaya untuk menggalang dana diperuntukkan bagi korban gempa di Sumatera Barat dan dan juga untuk pemberdayaan dan peningkatan kualitas penyandang cacat yang berkiprah di bidang kesenian di bawah binaan Yayasan GR Siswa Terpadu. Juga untuk memperdayaan dan peningkatan kualitas penyandang cacat di bidang tenaga kerja di bawah binaan Yayasan Lembaga Pemberdayaan Tenaga Kerja Penyandang Cacat," kata panitia penyelenggara, Iwan Mahatirta, Senin (30/11) di Jakarta.

Menurut Iwan, kegiatan tersebut juga merupakan kampanye kepedulian terhadap hak-hak penyandang cacat sesuai dengan tema nasional Hari Penyandang Cacat 2009, yaitu Pemberdayaan Komunitas Penyandang Cacat di segala bidang untuk Mewujudkan Kesejahteraan yang Bermartabat. Kegiatan diadakan dalam bentuk Kolaborasi dengan Kelompok Kesenian Etnis Tionghoa di Indonesia. (NAL)

Sumber: http://oase.kompas.com