Tanjungpinang - Kesibukan Suryatati A Manan menjadi orang nomor satu di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, ternyata tak menghalangi dia untuk terus berkreativitas di dunia kepenyairan.
Dengan berpuisi, Ibu Wali Kota ini membuat namanya semakin berkibar di kancah nasional dan menjadi catatan istimewa banyak sastrawan dan kalangan lainnya. Pemegang sejumlah rekor MURI dan menghantarkan daerahnya meraih banyak prestasi nasional ini, selain terus menulis puisi dengan buku kumpulan puisi terakhir Melayukah Aku?, sepertinya tengah mencoba menulis lirik lagu.
Pasalnya, pada atraksi wisata Dragon Boat Race 2009 kalender wisata nasional dan bertaraf internasional-- yang menarik perhatian puluhan ribu wisatawan, dua lirik lagu pada album Dendang Melayu Kota Gurindam, yaitu Wakil dan Malayukah Aku, menjadi hits dan mengalun luas d i daerah yang berjuluk Kota Gurindam, Negeri Pantun tersebut.
Suryatati yang jago berpantun, dalam lirik-lirik lagunya sebenarnya melakukan kritik keras, tapi membuat orang tersenyum. Liriknya antara lain sebagai berikut, ... di antara banyaknya wakil/ada satu yang paling hebat/maju tak gentar membela yang bayar// Konon berjuang penuh semangat/Katanya untuk membela rakyat/Rakyat tak terangkat/Wakil naik derajat....
"Saya berpuisi karena tak bisa menari dan bernyanyi. Itu pun dimulai sejak tiga tahun terakhir. Bermula ketika diundang baca puisi di Taman Ismail Marzuki, tapi tak punya puisi sendiri. Yang dibacakan puisi orang. Setelah itu baru tulis puisi sendiri, dan puisi tersebut sudah terhimpun dalam empat buku kumpulan puisi," jelasnya, akhir pekan lalu di Tanjungpinang.
Tanggal 14 November lalu, kalau tak ada aral melintang, Suryatati A Manan menerima Anugerah Sagang 2009, penghargaan kepada budayawan-seniman dari Yayasan Sagang, Riau.
Sumber: http://oase.kompas.com


