Palangkaraya - Museum Balangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan mengikuti pameran patung dan ragam hias pada bulan November mendatang di Ambon.
"Kami telah menyiapkan berbagai macam patung dan ragam seni hias untuk dipamerkan pada pameran berskala nasional tersebut," kata Betsy W Damis dari Bagian Pelayanan dan Penilaian Pemanduan Museum Balanga, di Palangkaraya, Rabu (7/10).
Betsy menjelaskan, keikutsertaan Museum Balanga adalah sebagai salah satu bentuk eksistensinya memperkenalkan ragam budaya patung yang ada di Kalimantan Tengah ke seluruh Indonesia.
Menurutnya, pameran patung Nusantara yang akan diadakan di Ambon pada bulan November tersebut memiliki potensi untuk memperkenalkan adat budaya Kalimantan Tengah yang juga memiliki banyak jenis patung dari kayu.
Pihaknya sendiri telah menyiapkan lima buah patung, yakni patung atau yang sering disebut Hampatung Kesuburan, Pengobatan, Ketokohan, Kematian, dan patung pembawa rezeki yang menjadi ciri khas Kalteng.
Selain koleksi patung yang akan dipamerkan, pihaknya juga akan membawa koleksi ragam hias khas Kalteng, seperti kain tekstil, tenun benang bintik yang saat ini diprioritaskan untuk dipasarkan.
Pagelaran pameran patung dan ragam hias ini akan berlangsung selama satu bulan di Museum Provinsi Ambon, tetapi pihaknya sendiri hanya akan mengikuti selama satu minggu.
Menurut dia, pameran ini seharusnya dilaksanakan pada bulan Agustus atau Oktober, tetapi dirinya juga tidak mengetahui alasan mundurnya jadwal pameran ini.
Meski pelaksanaannya terlambat dari jadwal pameran nasional yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya, Betsy berharap tidak akan mengurangi jumlah pengunjung yang akan datang menghadiri pameran ini.
Kalimantan Tengah sendiri telah melaksanakan pameran patung dan ragam hias nasional pada tahun 2007 lalu, dan mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat Kalteng dan sekitarnya.
Museum Balanga sendiri memiliki koleksi lebih dari 5.000 buah benda seni yang terdiri dari barang geologi, koleksi flora fauna, etnografi, arkeologi, dan keramik yang jumlahnya mencapai ratusan buah. (Ant)
Sumber: http://oase.kompas.com
"Kami telah menyiapkan berbagai macam patung dan ragam seni hias untuk dipamerkan pada pameran berskala nasional tersebut," kata Betsy W Damis dari Bagian Pelayanan dan Penilaian Pemanduan Museum Balanga, di Palangkaraya, Rabu (7/10).
Betsy menjelaskan, keikutsertaan Museum Balanga adalah sebagai salah satu bentuk eksistensinya memperkenalkan ragam budaya patung yang ada di Kalimantan Tengah ke seluruh Indonesia.
Menurutnya, pameran patung Nusantara yang akan diadakan di Ambon pada bulan November tersebut memiliki potensi untuk memperkenalkan adat budaya Kalimantan Tengah yang juga memiliki banyak jenis patung dari kayu.
Pihaknya sendiri telah menyiapkan lima buah patung, yakni patung atau yang sering disebut Hampatung Kesuburan, Pengobatan, Ketokohan, Kematian, dan patung pembawa rezeki yang menjadi ciri khas Kalteng.
Selain koleksi patung yang akan dipamerkan, pihaknya juga akan membawa koleksi ragam hias khas Kalteng, seperti kain tekstil, tenun benang bintik yang saat ini diprioritaskan untuk dipasarkan.
Pagelaran pameran patung dan ragam hias ini akan berlangsung selama satu bulan di Museum Provinsi Ambon, tetapi pihaknya sendiri hanya akan mengikuti selama satu minggu.
Menurut dia, pameran ini seharusnya dilaksanakan pada bulan Agustus atau Oktober, tetapi dirinya juga tidak mengetahui alasan mundurnya jadwal pameran ini.
Meski pelaksanaannya terlambat dari jadwal pameran nasional yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya, Betsy berharap tidak akan mengurangi jumlah pengunjung yang akan datang menghadiri pameran ini.
Kalimantan Tengah sendiri telah melaksanakan pameran patung dan ragam hias nasional pada tahun 2007 lalu, dan mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat Kalteng dan sekitarnya.
Museum Balanga sendiri memiliki koleksi lebih dari 5.000 buah benda seni yang terdiri dari barang geologi, koleksi flora fauna, etnografi, arkeologi, dan keramik yang jumlahnya mencapai ratusan buah. (Ant)
Sumber: http://oase.kompas.com


