Pulau Galang tidak hanya dikenal dari pertanian buah naga dan restauran sea food-nya, tapi ternyata pulau yang berada di Jembatan 5 Barelang tersebut menyimpan potensi wisata bahari yang menakjubkan.
Pantai Mirota misalnya, selain keindahan pasir putihnya, pantai tersebut saat ini telah dilengkapi fasilitas cottage, dan air bersih yang melimpah sehingga menambah rasa nyaman para pengunjung di sana.
Arianti Imam Santosa, pemilik Pantai Mirota menyebut keindahan pantai sudah terendus sejak lama olehnya. Saat itu kawasan pantai masih sangat perawan dan belum terjamah tangan-tangan kreatif. Atas inisiatifnya pada tahun 2003 lalu, ia mulai merintis membuka lahan hutan tersebut menjadi kawasan pantai yang cukup eksotis.
Memang menurutnya saat ini fasilitas yang tersedia baru ada enam buah cottage yang mampu menampung 10-16 pengunjung per cottage, tapi kelengkapan sarana permainan seperti canoe, banana boat, perahu mesin yang tersedia di sana, tak salah bila Pantai Mirota laik dijadikan tujuan wisata pada perhelatan Visit Batam 2010.
”Ke depan kita akan tambah paket wisata bahari lagi yaitu snorkling. Para pengunjung bisa menikmati keindahan bawah laut di antara Pantai Mirota dengan pantai Pulau Segayang,” ujarnya seraya menyebut ide tersebut ia ambil ketika mengunjungi Puket di Thailand.
Lanjut Imam, konsep pembangunan pantai tersebut ia tiru dari pola pembangunan pantai di Kuta Bali. Di mana modal yang digunakan tidak secara jor-joran tapi hanya secukupnya namun keberlangsungannya diharapkan terus menerus. Utamanya pola pemberdayaan masyarakat sekitar pantai lebih diperhatikan.
”Dengan konsep ini, kita berharap Pantai Mirota bisa menjadi magnet besar bagi dunia wisata di Batam. Sebab pasar yang akan kita serap adalah seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. (cr3)
Sumber: http://batampos.co.id
Pantai Mirota misalnya, selain keindahan pasir putihnya, pantai tersebut saat ini telah dilengkapi fasilitas cottage, dan air bersih yang melimpah sehingga menambah rasa nyaman para pengunjung di sana.
Arianti Imam Santosa, pemilik Pantai Mirota menyebut keindahan pantai sudah terendus sejak lama olehnya. Saat itu kawasan pantai masih sangat perawan dan belum terjamah tangan-tangan kreatif. Atas inisiatifnya pada tahun 2003 lalu, ia mulai merintis membuka lahan hutan tersebut menjadi kawasan pantai yang cukup eksotis.
Memang menurutnya saat ini fasilitas yang tersedia baru ada enam buah cottage yang mampu menampung 10-16 pengunjung per cottage, tapi kelengkapan sarana permainan seperti canoe, banana boat, perahu mesin yang tersedia di sana, tak salah bila Pantai Mirota laik dijadikan tujuan wisata pada perhelatan Visit Batam 2010.
”Ke depan kita akan tambah paket wisata bahari lagi yaitu snorkling. Para pengunjung bisa menikmati keindahan bawah laut di antara Pantai Mirota dengan pantai Pulau Segayang,” ujarnya seraya menyebut ide tersebut ia ambil ketika mengunjungi Puket di Thailand.
Lanjut Imam, konsep pembangunan pantai tersebut ia tiru dari pola pembangunan pantai di Kuta Bali. Di mana modal yang digunakan tidak secara jor-joran tapi hanya secukupnya namun keberlangsungannya diharapkan terus menerus. Utamanya pola pemberdayaan masyarakat sekitar pantai lebih diperhatikan.
”Dengan konsep ini, kita berharap Pantai Mirota bisa menjadi magnet besar bagi dunia wisata di Batam. Sebab pasar yang akan kita serap adalah seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. (cr3)
Sumber: http://batampos.co.id


