Kamis, 07 Januari 2010

Tour Guide Harus Berwawasan Luas

Bengkong - Asosiasi Indonesia Tour Agent (ASITA) mengadakan Workshop Tour Guide bagi pelaku usaha travel agent guna mendukung Visit Batam 2010.

”Visit Batam 2010 yang sudah dimulai harus didengungkan, bukan hanya pengenalan tempat wisata namun hospitality juga harus diperbaiki, jangan sombong supaya turis yang masuk betah dan nyaman,” ujar Ketua ASITA Batam, Nyoman Kadek Sutraini kepada Batam Pos di sela acara Workshop di Golden View Hotel. Rabu (6/1).

Pelatihan tour guide tersebut, Asita mendatangkan pakar Destinasi dari Tiara Tunggal Cemerlang Jakarta, Tedjo Iskandar.

Dalam pelatihan yang dihadiri sekitar 25 pelaku usaha anggota Asita, Tedjo mengatakan Batam mempunyai segudang tempat wisata mulai kuliner, belanja hingga hiburan malam. Ini menjadi surga bagi para turis bila para tour guide memahami para wisatawan dengan senyum tulus, keramahan yang natural, rendah hati namun berwawasan luas.

”Sering kita temui, tour guide di daerah monoton, dan tidak rileks memberi arahan kepada turis. Kita harus merubah pola itu menjadi tour guide yang bisa menjadi bagian dari turis. Kenali karakter turis tersebut lalu masuk ke dalam dunia mereka, sehingga mereka bisa menerima,” ujar Tedjo.

Lebih lanjut dia mengatakan, perkembangan Batam menjadi destinasi bagi para turis sangat membutuhkan sentuhan dari para tour guide daerah.

”Saya yakin Visit Batam 2010 bisa sukses dan terjual, tinggal membenahi pelayanan saja. Kalau fasilitas saya kira semua bangsa bisa mendatangi Batam. Misalnya, turis Rusia datang, tersedia Vodka, turis Francis datang, tersedia wisata pantai dan kuliner. Komplit ini Batam,” ujarnya.

Kadek mengatakan pelatihan yang berlangsung selama lebih kurang tiga jam ini menjadi pelatihan pertama yang diadakan Asita guna menunjang majunya pariwisata di Batam yang bisa menggerakkan sektor ekonomi. (c)

Sumber: http://batampos.co.id