Banda Aceh : Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar mengemukakan, Provinsi Aceh memiliki beranekaragaman budaya sehingga bisa dijadikan jembatan untuk mengisi perdamaian yang sedang berjalan di daerah itu.
“Berbagai event budaya dan kegiatan kemasyarakatan bisa menjadijembatan penting untuk perjalanan proses damai di Aceh,” katanyaketika menghadiri permainan lomba tangkap ikan lele yang diselenggarakan Pomdam Iskandar Muda menyambut HUT ke-65 Kemerdekaan RI di Banda Aceh, Senin [02/08].
Dikatakan, dengan berbagai kegiatan budaya dan berbagai permainanakan membuat rasa kedekatan dan silaturahmi masyarakat semakin kuat. Selain mengikat kedekatan serta silaturrahmi antara masyarakatsipil biasa dengan aparat keamanan, lomba tangkap lele ini jugasebagai ajang sosialisasi kesehatan dan konsumsi makanan bergizi,untuk masyarakat luas.
“Kita ketahui selama Aceh berada dalam konflik, antara masyarakatsipil dan aparat keamanan terentang jarak yang tajam bahkan bisadikatakan nyaris saling bermusuhan, namun kini Aceh sudah damai,tentunya masyarakat sipil tak perlu lagi merasa takut terhadap aparatkeamanan, khususnya TNI,” jelas Muhammad Nazar.
Senada dengan itu, Komandan Polisi Militer Kodam Iskandar MudaKolonel (CPM) Sugeng Subagio mengakui, ketika konflik mendera Aceh,lembaga POM menjadi sebuah tempat yang menakutkan bagi masyarakat. “Jangankan masuk ke dalam lokasi kantor POM. Mendekat sajamasyarakt enggan, tapi sekarang siapa saja warga sipil bisa mendatangikantor Pomdam dan sengaja event kegiatan sosial seperti ini kitaadakan di kantor POM untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat,”kata Sugeng Subagio.
Sementara itu, untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, Pomda IskandarMuda yang bekerjasama dengan Dinas Perikanan Aceh, menyelenggarakanlomba rakyat diantaranya lomba menangkap ikan lele dan lomba memancingikan lele.
Kegiatan ini juga diadakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.”Di sini kita juga ingin memasyarakatkan menu sehat ikan lele yang nanti bisa disajikan sebagai menu di bulan puasa,” katanya. (ant)
Sumber : http://beritasore.com
“Berbagai event budaya dan kegiatan kemasyarakatan bisa menjadijembatan penting untuk perjalanan proses damai di Aceh,” katanyaketika menghadiri permainan lomba tangkap ikan lele yang diselenggarakan Pomdam Iskandar Muda menyambut HUT ke-65 Kemerdekaan RI di Banda Aceh, Senin [02/08].
Dikatakan, dengan berbagai kegiatan budaya dan berbagai permainanakan membuat rasa kedekatan dan silaturahmi masyarakat semakin kuat. Selain mengikat kedekatan serta silaturrahmi antara masyarakatsipil biasa dengan aparat keamanan, lomba tangkap lele ini jugasebagai ajang sosialisasi kesehatan dan konsumsi makanan bergizi,untuk masyarakat luas.
“Kita ketahui selama Aceh berada dalam konflik, antara masyarakatsipil dan aparat keamanan terentang jarak yang tajam bahkan bisadikatakan nyaris saling bermusuhan, namun kini Aceh sudah damai,tentunya masyarakat sipil tak perlu lagi merasa takut terhadap aparatkeamanan, khususnya TNI,” jelas Muhammad Nazar.
Senada dengan itu, Komandan Polisi Militer Kodam Iskandar MudaKolonel (CPM) Sugeng Subagio mengakui, ketika konflik mendera Aceh,lembaga POM menjadi sebuah tempat yang menakutkan bagi masyarakat. “Jangankan masuk ke dalam lokasi kantor POM. Mendekat sajamasyarakt enggan, tapi sekarang siapa saja warga sipil bisa mendatangikantor Pomdam dan sengaja event kegiatan sosial seperti ini kitaadakan di kantor POM untuk lebih mendekatkan TNI dengan masyarakat,”kata Sugeng Subagio.
Sementara itu, untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI, Pomda IskandarMuda yang bekerjasama dengan Dinas Perikanan Aceh, menyelenggarakanlomba rakyat diantaranya lomba menangkap ikan lele dan lomba memancingikan lele.
Kegiatan ini juga diadakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan.”Di sini kita juga ingin memasyarakatkan menu sehat ikan lele yang nanti bisa disajikan sebagai menu di bulan puasa,” katanya. (ant)
Sumber : http://beritasore.com


