Ketua Yayasan Bali-India Dr Somvir di Denpasar Jumat (25/12/2009) mengatakan, separuh dari 1.500 peserta itu akan datang dari India, Eropa, Amerika Serikat, dan kawasan Asia. Separuh peserta lainnya adalah para yogi, pengelola pusat pengembangan yoga, serta pencinta yoga dari berbagai daerah di Indonesia.
"Kegiatan tahunan yang akan digelar secara berkesinambungan di Bali ini mengangkat tema yoga dan pemanasan global atau Yoga and Global Warming issue," ujar Somvir.
Dia menjelaskan, sejumlah negara antara lain dari India, Jerman dan Singapura sudah menyatakan kepastiannya melibatkan anggota rombongan masing-masing lebih dari 50 orang. Seluruh rangkaian kegiatan festival yoga bertaraf internasional ini akan berlangsung di Patanjali Yoga City Banjar Gunung Sari, Desa Tegal Linggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali utara.
Sekitar 80 km dari utara Denpasar, lokasi tersebut merupakan sebuah desa yang hingga kini masih asri dikelilingi kawasan perbukitan serta menjadi sebuah desa yang bersejarah bagi perkembangan agama Hindu dan Islam. Desa Tegal Linggah yang akan dibangun "Yoga City" itu pernah disinggahi oleh Rsi Markandeya dari India sebelum meletakkan batu pertama pembangunan Pura Besakih, tempat suci umat Hindu terbesar di Pulau Dewata. (LTF)
Sumber: http://oase.kompas.com


