Selasa, 26 Januari 2010

Turis Belanda Urutan 10 di Bali

Denpasar - Wisatawan mancanegara asal Belanda yang berlibur ke Bali selama Januari-Oktober 2009 mencapai 63.567 wisman dan masuk dalam sepuluh besar negara pemasok wisman ke Bali.

Kunjungan wisman asal Belanda naik 16,8 persen dibanding periode yang sama 2008 yang tercatat 54.383 orang, kata pengamat Pariwisata Made Kawiana, demikian data dari Dinas Pariwisata Bali, Kamis.

Kedatangan wisman asal Belanda itu menyumbang 3,3 persen dari seluruh kunjungan turis asing ke Bali selama sepuluh bulan pertama 2009 sebanyak 1,8 juta orang.

Negara pemasok wisman ke Bali yang tergolong sepuluh besar ada empat dari Eropa selain Belanda yakni Prancis sebanyak 98.121 orang, Inggris 78.176 orang dan Jerman 65.273 orang.

Menurut pengamat pariwisata Bali, Made Kawiana, turis asal Belanda semakin banyak berlibur ke Bali, selain untuk menikmati keindahan alam, seni budaya dan adat istiadat masyarakat Bali sekaligus bernostalgia.

Mereka senang menikmati pemandangan pematangan sawah bertingkat di kawasan wisata Ubud, Tegalalang dan di daerah pegunungan lainnya, sambil melihat aktivitas para seniman lukis di Ubud, pematung terkenal di Desa Mas dan perhiasan emas di Desa Celuk.

Ia mengatakan, masyarakat Belanda yang sudah berusia tua semakin banyak datang berlibur ke Bali terutama pada tahun ini, bahkan lama tinggal mereka di atas satu minggu.

Semenjak dicabutnya larangan penerbangan terhadap pemerintah Indonesia oleh Uni Eropa pada pertengahan 2009, turis Eropa semakin gencar ke Bali termasuk pelancong asal Belanda, kata Kawiana. (*an/bo)

Sumber: http://matanews.com